Wanita Berjilbab di Tajikistan Meningkat

Published on September 4th, 2010 by | Category: Dunia Islam


Jumlah Muslimah yang mengenakan jilbab meningkat di Tajikistan, negara eks Uni Soviet yang berpenduduk mayoritas Muslim (98%). Namun, Presiden Tajikistan, Imam Ali Rahman, justru menyatakan prihatin.

Ketika berbicara kepada para mahasiswa di Universitas Nasional Tajikistan, Rahman mengatakan prihatin karena para wanita muda mulai meninggalkan pakaian nasional mereka dan mengenakan jilbab.

“Di jalan-jalan ibukota dan jalan utama, saya melihat lebih banyak gadis-gadis dan wanita mengenakan pakaian agama (jilbab) yang meniru gaya berpakaian negara-negara lain,” ujarnya dalam sebuah pidato yang disiarkan televisi.

“Bersyukurlah untuk negara ini dan hargailah budaya dan peradaban yang dimiliki negara ini. Jika ada di antara kalian yang suka berpakaian seperti cara berpakaian orang-orang  di beberapa negara lain (jilbab), maka saya akan mengirim kalian ke sana,” tegasnya seperti dikutip islammemo.

Negara bekas bagian federasi Uni Soviet yang terletak di Asia Tengah ini berpenduduk sekitar 7 juta jiwa dan mayoritas (98%) beragama Islam. Hanya sekitar 2% penduduk yang menganut Ortodoks Rusia, Yahudi, dan Zoroaster. Namun, pemerintah Tajik masih dikuasai elite politik eks rezim Komunis yang cenderung sekuler dan anti-Islam. (mel/im/ddhongkong.org).*

Get News Updates from DDHK on Your Email
SHARE THIS. SEBARKAN KEBAIKAN!

Tags: , ,


About the Author

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan. Profil Selengkapnya



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Back to Top ↑