Seorang uskup Koptik di Mesir meminta wanita Kristen berpakaian sopan seperti kaum Muslimah (berjilbab). Ia mengatakan, Bunda Maria (Siti Maryam) juga dulu mengenakan tarha (kerudung panjang untuk menutupi rambut).
“Mengapa kalian tidak bisa mengikuti yang dicontohkannya dan (berpakaian) tertutup?” kata sang uskup yang juga calon Paus Gereja Orthodoks Koptik (Qibhty).
Pernyataan pemuka agama Kristen Koptik itu muncul menyusul makin banyaknya kasus gangguan terhadap kaum wanita yang tidak mengenakan jilbab di jalan-jalan di Mesir. Menurut salah seorang wanita Koptik, saat ia berjalan bersama wanita Muslim, sejumlah pria yang berpapasan dengan mereka mengatakan, “ Kalian tunggu saja nanti pasti datang orang yang akan membuat kalian berpakaian tertutup dan menyuruh kalian tinggal di rumah, sehingga tidak ada lagi kekotoran seperti ini.”
Warga Kristen yang tidak sependapat dengan uskup menilai, sang uskup hanya ingin merayu kelompok Islam yang kini menguasai politik Mesir dengan “menunjukkan keinginannya untuk mengikuti aturan berpakaian wanita Muslim.” (Mel/Alarabiya.net/ddhongkong.org).*
Copyright (c) DDHK News - www.ddhongkong.org. Tulisan di website ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumber DDHK News/www.ddhongkong.org
Tetap update berita dan artikel terbaru DDHK News di Ponsel Anda dengan mengetikkan: m.ddhongkong.org



