DDHK News English Version
Home » Info DD, Syi'ar Ramadhan » TV One Akan Tayangkan Kegiatan DD Hong Kong

tvoneDDHK News, Hong Kong — Dompet Dhuafa Pusat (Jakarta) bekerja sama dengan Production House (PH) Kolam Ikan akan mempersembahkan program acara ”Datang dari Hati” yaitu dokumenter drama yang mengupas jejak petualangan kinerja program DD di seluruh pelosok nusantara maupun luar negeri, termasuk Hong Kong.

“Ini progam pertama kami rencananya akan tanyang di TV One selama bulan Ramadhan, kisah saya bersilaturahmi kepada semua pelaksana program, mengupas perjuangan mereka baik itu di bidang dakwah, sosial, dan ekonomi,” ujar pemimpin Grup Komunuikasi dan Media Lembaga Amil Zakat (LAZ-DD) Zulkarnain Muhammad (Mas Zul) saat ditemui DDHK News bersama eks GM DDHK Ustadz Abdul Ghofur dan kru PH Kolam Ikan yang turut meliput Festival Seni Islam yang diadakan DDHK dan Komunitas Migran Indonesia (KOMI), di Kowloon Park, Ahad (17/6).

Mereka melakukan syuting selama lima hari di beberapa unit pelaksana DDHK, dilanjutkan liputan kegiatan dakwah DDHK di lapangan, kinerja pelayanan zakat, dan divisi media online (DDHK News).

Mas Zul juga menjelaskan perkiraan waktu tanyang ”Datang dari Hati” selama bulan puasa, satu minggu dua kali, yaitu hari Sabtu dan
Minggu. “Kita masih rundingkan soal jam tanyang, harapannya agar pas disimak banyak penonton. Sejauh ini dijadwalkan tayang jam 10 pagi,” lanjutnya.

Tujuan program ini, menurutnya, selain menjadi media klarifikasi pada masyarakat juga pada para donator. Rangkuman acara ini akan menjelaskan penggunaan dana dari para donatur yang benar-benar disalurkan pada yang membutuhkan dan sangat bermanfaat bagi sesama.

“Kita berjuang ada buktinya, dan dari amanah itu diharapkan bisa menjadi informasi konkrit bagi para donator, dari mana, ke mana, dan untuk apa dana dari mereka ‘kan?”

Mas Zul mengaku, berada dua hari di Hong Kong, merasa sangat bangga pada kinerja para aktivis organisasi BMI HK yang luar biasa. Di tengah tugas sebagai pekerja selama satu minggu dan dalam keadaan sulit, namun di akhir pekan saat libur BMI masih bisa melakukan hal yang positif di berbagai bidang, seperti dakwah, keterampilan, dan seni. Tujuannya selain untuk mengisi waktu libur dengan hal berguna, mereka menunjukan kemandirian bahwa BMI ingin maju, sehingga ungkapan “Sukses di Rantau Mandiri di Negeri Sendiri” bisa tercapai.

“Meski baru pertama kali, luar biasa jadi ketularan semangat teman BMI. Hampir 90% masyarakat tidak tahu kegiatan positif mereka, ini yang akan kita gali, nah acara live di TV ini bisa sebagai mediator mengupas perjuangan mereka sebagai kaum minoritas dan Muslim minoritas di HK. Beda dengan kita di Indonesia tentunya, semangat mereka ini bisa menjadi contoh yang baik. Saya sendiri belum tentu bisa seperti itu, pesan saya bagi teman yang aktif berorganisasi, jangan pernah menyerah meski pasti itu sulit, anggaplah sebagai tiket kita menuju surga-Nya,” pungkasnya. (Anita Sri Rahayu/ddhongkong.org).*


Copyright (c) DDHK News - www.ddhongkong.org. Tulisan di website ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumber DDHK News/www.ddhongkong.org
Tetap update berita dan artikel terbaru DDHK News di Ponsel Anda dengan mengetikkan: m.ddhongkong.org