DDHK News English Version
Home » Romantika BMI » Tugas Mengasuh Anak seperti Pengganti Ibu

Uni, seorang BMI asal Cilacap, tiba di Hong Kong 30 Oktober 2011. Ia bekerja sebagai pengasuh dua balita, koki, juga house holding. Bahasa kerennya “PRT serba bisa”. Berat juga tugas Uni ini. Awal November ia mulai akif bekerja di salah satu keluarga sederhana di kawasan Shau Kei Wan.

“Hampir semua waktu kuhabiskan untuk mengasuh kedua balita (usia bulan dan tiga tahun) dan mengerjakan tugas rumah. Terkadang jika si bos pulang larut malam, aku harus tidur bersama kedua momonganku di kamar yang hanya berukuran 1,5 x 3 m, bahkan di hari liburku, aku pun masih ‘menenteng’ momonganku yang kecil,” ujarnya sambil mengusap keringat di dahi yang terus mengucur.

Tak jarang Uni harus bepergian sendiri dengan dua momongannya tanpa didampingi si bos. Entah saking sibuknya si bos atau sudah saking percayanya pada Uni, hingga semua urusan anak sampai urusan dapur diserahkan pada Uni.

Saat di luar rumah, Uni sering menerima pertanyaan aneh dari orang-orang yang Uni tidak kenal. Justru pertanyaan ini membuat Uni senyum geli. “Mbak, ini anak sampeyan toh, nikah sama orang Hong Kong atau orang Cina, Mbak ?” tanya sesama BMI. Uni hanya menjawab dengan senyum gelinya.

Saat Uni ditanya sudah punya anak sendiri atau belum, ia menjawab, “Aku belum punya anak, bahkan aku tidak punya pengalaman sama sekali soal merawat bayi, tapi tugas ini aku anggap sebagai pelatihan agar kelak aku punya anak aku tak canggung lagi mengasuhnya,” pungkas Uni. (Esti Murniati, BMI Hong Kong).*


Copyright (c) DDHK News - www.ddhongkong.org. Tulisan di website ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumber DDHK News/www.ddhongkong.org
Tetap update berita dan artikel terbaru DDHK News di Ponsel Anda dengan mengetikkan: m.ddhongkong.org