DDHK News, Hong Kong — Mari menabung, jangan menjadi orang yang komsumtif. Selain pulang membawa ilmu, pulang ke tanah air harus punya tabungan.
Demikian disampaikan Ustadz Deddy Wahyudi (Social Entepreneur di LAGZIZ/da’i SDSB DDHK) di hadapan jamaah Majelis Al-Muhaajiroh Sabtu Tai Po, di atas jembatan Tai Po Centre, Sabtu (4/8).
Dalam tausiyahnya, Ust. Deddy mengajak dan mengajari teman-teman BMI HK untuk mengatur keuangan untuk menabung dan mempersiapkan modal usaha di Indonesia setelah tidak bekerja lagi di Hong Kong. “Bisa usaha ternak lele, ayam, atau sapi. Itu semua bisa terwujud dengan niat dan menabung untuk modal,” katanya.
Selain itu, Ust. Deddy juga menceritakan riwayat perjalanan hidupnya. Dulu ia beragama Kristen dan masuk Islam sejak SMA. Pada awal masuk Islam, ia diajak temanya yang Muslim untuk sholat berjamaah. Ia menjawab bahwa ia seorang Kristen. “Sampai ajakan yang ketiga kalinya saya mendapat hidayah dan akhirnya masuk Islam,” tuturnya.
“Saya sangat kagum kepada jamaah Majelis Al-Muhaajiroh yang di jembatan bisa dijadikan majelis dakwah, bukan hanya jembatan yang banyak orang lalu-lalang, yang menjadi banyak perhatian,” ujarnya.
“Jangan sungkan-sungkan mengajak teman-teman untuk bergabung dan tunjukkan kepada warga Hong Kong, kepada majikan kita, bahwa Islam itu indah,” pesanya kepada jamaah. (Lutfiana Wakhid/ddhongkong.org).*
Copyright (c) DDHK News - www.ddhongkong.org. Tulisan di website ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumber DDHK News/www.ddhongkong.org
Tetap update berita dan artikel terbaru DDHK News di Ponsel Anda dengan mengetikkan: m.ddhongkong.org



