Setelah Masuk Islam, Pegulat Legendaris Jepang Promosikan Perdamaian

legenda jepangDDHK News, Jepang – Seorang pegulat legendaris Jepang, Antonio Inoki, masuk Islam dan berganti nama menjadi Muhammad Hussain Inoki. Pegulat ini bercita-cita menciptakan perdamaian dan menegakkan hak asasi manusia sebagi  bagian dari hidupnya, sejak masuk Islam  tahun 1990.

Inoki baru-baru ini menerima penghargaan dalam  Festival Gulat untuk Perdamaian di Pakistan.  “Saya masuk Islam ketika saya diundang untuk melakukan ziarah ke Karbala,  Irak.

“Saya sangat terkesan dengan upacara sakral kaum Muslim di sana. Ketika saya mengemukakan cita-cita saya tentang perdamaian, mereka berkata, Anda harus menjadi seorang Muslim.  Saya pun melakukannya (masuk Islam),” kenangnya.

Ia pergi ke Irak pada misi one-man diplomatik resmi untuk bernegosiasi dengan mendiang Presiden Saddam Hussein untuk membebaskan sandera Jepang, tepat sebelum Perang Teluk.

Inoki adalah pegulat Jepang  pertama yang diangkat ke dalam World Wrestling Entertainment Hall of Fame.

“Saya pensiun dari pertandingan gulat profesional dan seni bela diri campuran tahun 1994. Sekarang saya menjadi duta perdamaian yang mengatur peristiwa besar gulat pro di seluruh dunia,” katanya.

Tahun 1995 Inoki  menyelenggarakan berbagai festival gulat bagi perdamaian yang digelar di Pyongyang, Korea Utara.

Sebagai public figure, ia begitu populer sehingga terpilih menjadi anggota parlemen Jepang tahun 1989.

Inoki megatakan dirinya terus mendukung cita-cita Islam, menggunakan gulat dan seni bela diri sebagai cara untuk mempromosikan tujuan persaudaraan internasional. (Mel/presstv.com/ddhongkong.org).*

Get News Updates from DDHK on Your Email
Likes (0)Dislikes(0)
SHARE THIS. SEBARKAN KEBAIKAN!

Tentang DDHK

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan. Profil Selengkapnya

Leave a Comment

Web Developed by Romeltea