Bank Mandiri Hong Kong memperkirakan transaksi pengiriman uang (remitansi) akan naik 30 persen pada bulan Ramadhan dibanding hari biasa. Peningkatan transaksi terutama terjadi di awal Ramadhan, sejalan pernerimaan gaji para migran Indonesia.
Hingga Juni 2012, pengiriman uang ke Indonesia mencapai Rp65 miliar, naik 20 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara transaksi remitansi mencapai lebih dari 30 ribu transaksi.
Pengiriman uang yang dilakukan pekerja migran Indonesia di Hong Kong tersebut dilakukan melalui kantor Bank Mandiri Hong Kong yang terletak di Keswick Street, Causeway Bay.
General Manager Bank Mandiri Hong Kong, Dikdik Yustandi, mengatakan, Mandiri mengembangkan sistem remitansi untuk memenuhi kebutuhan koresponden remitansi ke Indonesia dan memperkuat marketing representative di beberapa wilayah yang menjadi kantung pekerja migran Indonesia. “Pada 2011, pengiriman uang yang dilakukan pekerja migran Indonesia mencapai Rp125 miliar,” ujar Dikdik.
Berdasarkan catatan Bank Mandiri Hong Kong, sebesar 52 persen dari total pengiriman uang yang dilakukan melalui Bank Mandiri Hong Kong ditujukan ke provinsi Jawa Timur, sebesar 38 persen ke Jawa Tengah dan sisanya dikirimkan ke berbagai wilayah di Tanah Air.
Menurut Dikdik, Bank Mandiri Hong Kong tidak hanya menjadi tempat pengiriman uang agar para pekerja migran Indonesia, tetapi juga mendorong pekerja untuk menabung. Pasalnya, sekitar 80 persen transaksi ditujukan ke rekening tabungan di Tanah Air, sementara sisanya ditujukan ke bank-bank lain di Indonesia serta penarikan tunai. (VIVA.co.id).*
Copyright (c) DDHK News - www.ddhongkong.org. Tulisan di website ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumber DDHK News/www.ddhongkong.org
Tetap update berita dan artikel terbaru DDHK News di Ponsel Anda dengan mengetikkan: m.ddhongkong.org



