Pengajian Akbar IWAMIC: Tiga Amalan Pelapang Dada

DDHK News, Hong Kong — Ada tiga hal yang bisa membuat kita lebih berlapang dada dalam menjalani hidup. Pertama yaitu perbanyak dzikir, kedua perbanyak sujud, dan ketiga sembahlah Robb-Mu hingga tiba waktu yang meyakinkan (kematian).

Demikian kilasan tausiyah yang disampaikan Ketua Ikatan Da’i Indonesia (Ikadi) Prof. Dr. H. Achmad Satori dari Jakarta, di depan jamaah pengajian akbar Maulid Nabi Saw yang diadakan Ikatan Warga Muslimah Indramayu-Cirebon (IWAMIC) Hong Kong, di Masjid Tsim Sha Tsui, Minggu (11/3).

Dalam pengajian bertema ”Kenali Nabi dengan Sirah Nabawiyyah dan Hiasi Diri untuk Menuai Kemuliaan Dunia dan Akhirat”  itu, Ust. Satori juga menjelaskan, tidak ada hal dalam dunia ini yang meyakinkan, kecuali kematian. “Setiap orang pasti mati,” tegasnya.

“Oleh sebab itu, alangkah baiknya jika kita menjalani hidup dengan kerangka ibadah, sehingga saat senang hati kita tenang, saat susah kita bisa lebih tenang. Pahala beribadah dalam kesusahan itu lebih besar.”

Dijelaskannya, Sirah Nabawiyyah yaitu perjalanan hidup Nabi Muhammad Saw dari mulai lahir sampai wafat. Secara singkat ia menceritakan sebagian Sirah Nabawiyyah, seperti bagaimana kesulitan yang Nabi Saw hadapi dalam berdakwah, bahkan beliau Saw sudah menjadi yatim sebelum lahir dan sejak kecil sudah mandiri. “Kemudian di ibunya pun meninggal hingga Nabi menjadi yatim piatu sejak umur 6 tahun,” jelasnya.

Allah Swt menyayangi kita semua. Oleh sebab itu,  Dia mengutus Nabi Saw dan harus kita ingat bagaimana sulitnya kehidupan Nabi. “Tidak semua orang yang sengsara di awal akan sengsara terus-menerus,” ujarnya.

Pengajian dimulai jam 10 pagi, diisi dengan sholawat, asmaul husna, sambutan, kemudian tausiyah dalam dua sesi. Sesi pertama oleh Prof. Achmad Satori, lalu usai sholat Dhuhur tausiyah kedua disampaikan dosen IAIN Serang Banten, Ustadzah Ruf’ah Abdul Muntholib, yang tak lain adalah istri Prof. Achmad Satori.

Pengajian dihadiri anggota IWAMIC dan BMI Hong Kong lainnya, para tamu undangan, perwakilan organisasi Muslimah HK, Ustadz Ali Liong Man, perwakilan KJRI HK Bambang, perwakilan BNI HK Miki, General Manager Dompet Dhuafa HK Ustadz Ahmad Fauzi Qosim, dan beberapa media.

DDHK turut memeriahkan acara dengan menampilan stand zakat DDHK beserta tim Lembaga Pemberdayaan dan Advokasi Migran (LPAM) DDHK . Stand ini melayani jamaah yang hendak membayar zakat.

“Ini sebagai bentuk sosialisasi dari kami, sekaligus antisipasi juga. Karena sekarang banyak lembaga yang menggalang zakat mengaku dari DDHK, tapi sebetulnya tidak disetorkan ke kami,” ujar salah satu tim LPAM, Nurin Najwa, di tengah keramahan dan kesibukannya melayani konsultasi zakat jamaah. (Anita Sri Rahayu/ddhongkong.org).*

Get News Updates from DDHK on Your Email
Likes (0)Dislikes(0)
SHARE THIS. SEBARKAN KEBAIKAN!

Tentang DDHK

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan. Profil Selengkapnya

Leave a Comment

Web Developed by Romeltea