Dimotori Dewan Muslim Swiss (ICCS), komunitas Muslim di Swiss menggelar aksi unjuk rasa di Bern, Swiss, Sabtu (29/10). Mereka menentang “Islamophobia dan rasisme”. Massa menggunakan gambar “Bintang Daud” yang selama ini dikenal sebagai lambang negara Israel.
Komunitas Yahudi Swiss menilai, penggunaan lambang itu tidak cocok karena derajat penderitaan warga Yahudi semasa era Nazi berbeda dengan penderitaan warga Muslim akibat Islamophobia.
ICCS menolak anggapan penggunaan lambang negara Israel dalam aksi unjuk rasa yang didikuti 1.000 Muslim itu merupakan hal yang tidak tepat. Pasalnya, kata Presiden ICCS Nicolas Blancho, penderitaan yang dialami warga Muslim di Swiss akibat Islamophobia itu setara dengan perlakukan represif tentara Nazi terhadap kaum Yahudi pada masa lalu.
Menurut Blancho, kesamaan derajat penderitaan tersebut membuat pihak ICCS sepakat menggunakan lambang Israel itu. Gambar “Bintang Daud” itu dimodifikasi dengan menambahkan tulisan “Muslim” di tengah gambar.
Blancho menambahkan, meningkatnya ketakutan warga Swiss terhadap komunitas muslim telah menyebabkan sejumlah warga Muslim mengalami perlakukan diskriminasi.
“Perbedaan itu sangat kentara karena identitas Muslim terlihat sangat jelas, dari pakaian, untuk kaum wanita, berkerudung, dan juga dari penamaan,” ujarnya seperti dikutip The Local. (Mel/The Local/PR/ddhongkong.org).*
Copyright (c) DDHK News - www.ddhongkong.org. Tulisan di website ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumber DDHK News/www.ddhongkong.org
Tetap update berita dan artikel terbaru DDHK News di Ponsel Anda dengan mengetikkan: m.ddhongkong.org



