Muslim Amerika Dirikan Museum Warisan Islam

Komunitas Muslim Washington, Amerika Serikat, berinisiatif mendirikan Museum Warisan Islam. Pendiri sekaligus kurator seni, Amir Muhammad, mengatakan, pihaknya merasa perlu menjembatani antara Islam dan masyarakat Amerika melalui medium sejarah.

Melalui museum itu, masyarakat Amerika diharapkan dapat belajar tentang Islam, Muslim, dan sejarah Islam di AS.

“Begitu banyak warga Amerika dan non-Amerika, Muslim dan non-Muslim, percaya bahwa kehadiran Islam di AS berawal dari negara Islam melalui imigrasi,” kata Amir seperti dikutip  International Islam News Agency (9/8).

Museum yang  terletak di Washington DC berawal dari ide berupa pameran keliling bertajuk “Koleksi dan Cerita Muslim Amerika” yang dipamerkan di masjid dan kampus. Lantaran apresiasi yang diberikan cukup besar, maka sang penggagas ide mulai memberanikan diri untuk menjadikan pameran keliling itu sebagai prototipe museum Islam di ibukota negara.

Dikatakan Amir, sejarah Islam di AS diawali dengan Muslim Afrika bernama Estevanico. Dia adalah seorang budak yang hidup pada tahun 1500. Ia merupakan Muslim AS pertama yang hidup di antara suku-suku asli Amerika pada abad ke 18. “Banyak yang terkejut soal fakta sejarah ini,” kata Amir.

Menurutnya, persoalan ketidaktahuan inilah yang menjadi ganjalan proses integrasi Muslim ke dalam masyarakat AS. ”Saya kira, Muslim AS perlu menjalankan proyek seperti ini dengan harapan mengungkap tempat mereka dalam sejarah masyarakat Amerika,” pungkas dia. (IINA/Republika).

Get News Updates from DDHK on Your Email
Likes (0)Dislikes(0)
SHARE THIS. SEBARKAN KEBAIKAN!

Tentang DDHK

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan. Profil Selengkapnya

Leave a Comment

Web Developed by Romeltea