DDHK News English Version
Home » Hong Kong » Majelis Al-Muhaajiroh: Yang Hadir di Pengajian Itu Orang-Orang Terpilih

Al-MuhaajirohDDHK News, Hong Kong – “Bergetar hati saya dan saya merinding, berhadapan dengan rekan-rekan membuat semangat berdakwah. Saya berdakwah di masjid-masjid di mushola itu hal biasa, tapi berdakwah di atas jembatan ini yang sangat luar biasa. Yang hadir di majelis ini merupakan orang-orang yang terpilih.”

Demikian dikatakan Ustadz Prasetyo dari Batam –da’i SDSB Dompet Dhuafa Hong Kong– yang hadir bersama Ustadzah Imah Rahmalia dari Dompet Dhuafa Jabar, di hadapan jamaah Majelis Al-Muhaajiroh Tai Po Sabtu, di atas jembatan Tai Po Cungsam Centre (2/6).

Dalam tausiyahnya, Ust. Prasetyo mengatakan, kebahagiaan itu ada dua, yaitu kebahagiaan yang dibungkus dengan kebahagiaan dan kebahagiaan yang dibungkus dengan kesulitan. “Sesuatu yang diberi Allah dengan mudah biasanya akan cepat hilang, dan sesuatu yang diberi Allah dengan sulit maka akan menjadi sesuatu yang sangat berharga buat kita,” katanya.

Cara bersyukur kepada Allah, lanjutnya, yaitu dengan mengucapkan “alhamdulillah”. Banyak cara bersyukur, tapi kita sering lupa bahwa Allah menciptakan kita dengan proses yang sangat luar biasa.

Dikatakanya, salah satu perbedaan antara pria dan wanita yaitu soal otot. Otot wanita kalau dipotong lebih kecil ukuranya dan lentur daripada pria dan jumlah otot wanita lebih banyak 30% dari pria. Otot pria sedikit tapi besar, laki-laki mampu mengangkat yang kuat, perempuan lebih lentur

Menurut medis, seandainya laki-laki hamil, akan terjadi cedera otot karena tidak mampu menahan janin. Pembuluh darah wanita lebih tebal 1/3 dari laki-laki karena jantung wanita memompa 1/3 lebih banyak daripada laki-laki.

Dalam proses kehamilan 30% lebih banyak darah dibanding laki-laki.
Setiap kali melahirkan usia wanita 1/3 lebih lama dari pria, laki-laki lebih cepat meninggal daripada wanita.

Diceritakanya, untuk mendapatkan pahala syahid,  laki-laki yang mati syahid karena perang di jalan Allah itu hanya laki-laki yang benar-benar perang di jalan Allah. Akan tetapi setiap kali wanita melahirkan anak, pahalanya seperti syahid, kalau melahirkan anak tiga kali berarti sudah merasakan syahid tiga kali.

Setiap bayi yang lahir terus menyusu kepadanya, maka otak wanita menghasilkan enzim dan enzim itu hanya ada pada wanita. Enzim itu melakukan regenerasi sel yang tugasnya melakukan perbaikan perut/rahim. “Karena itu, wanita lebih kuat dari laki-laki,” jelasnya.

Dijelaskan pula tentang reproduksi. Setiap kali seorang laki-laki berhubungan intim, ia mengeluarkan 350 juta sperma. Dari 350 juta sperma itu hanya satu yang menang. Jadi, wanita itu lebih bisa membunuh 349 juta sel sperma. “Maka kita sendiri hasil dari seleksi 350 juta sel, kadang-kadang kita lupa karena kita tidak tahu dan kita tidak bersyukur,” tuturnya.

Ustadzah Ima dalam tausiyahnya menilai, BMI HK sungguh sangat luar biasa dan kuat. “Saya sangat salut dan terharu. Saya banyak belajar dari teman-teman melakukan perjuangan yang sangat luar biasa,” tuturnya.

“Setiap yang kita peroleh kita syukuri,” pesanya kepada jamaah. “Teman-teman di sini lebih hebat dari para istri pejabat. Istri pejabat yang hanya bisa menghabiskan uang suami, tapi teman-teman di sini menggantikan peran suami, sungguh luar biasa, dan teman-teman yang duduk di majelis ini adalah pilihan Allah, ini yang harus di syukuri,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa ada tujuh wanita yang dijamin masuk surga, yaitu Khadijah, Asiyah, Aisyah, Fatimah, Maryam, Masitoh, dan Rahma. Khadijah pantas menjadi wanita terbaik karena ia istri Rasulullah Saw. Begitu juga Fatimah, putri Rasulullah Saw, tetapi Asiyah istri Fir’aun tapi dia salehah sekali.

Maryam wanita suci yang harus mengandung tanpa ada suami, banyak rintangan yang dihadapi. “Saya berharap menjadi atmosfer yang bagus dan kembali ke Indonesia tetap dengan membawa atmosfer yang bagus. Mudah-mudahan posisi kita menjadi wanita-wanita yang istimewa, dan teman-teman insya Allah menjadi wanita-wanita istimewa,” tuturnya. (Lutfiana Wakhid/ddhongkong.org).*


Copyright (c) DDHK News - www.ddhongkong.org. Tulisan di website ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumber DDHK News/www.ddhongkong.org
Tetap update berita dan artikel terbaru DDHK News di Ponsel Anda dengan mengetikkan: m.ddhongkong.org