DDHK News English Version
Home » Dunia Islam » Leicester Inggris Kini Dipimpin Wali Kota Muslim

 Muslim MayorAnggota dewan kota beragama Islam kelahiran India, Abdul Razak Osman, menjadi wali kota Muslim pertama di Leicester, Inggris. Ia dilantik sebagai wali kota Muslim pertama di kota multi-budaya itu pekan ini.

“Ini tahun yang penting, dengan adanya Diamond Jubilee dan Olimpiade. Jadi, suatu kehormatan bagi saya untuk memegang jabatan dengan segala sesuatu yang sedang terjadi,” kata Osman saat disumpah dalam upacara pelantikan, seperti dilaporkan The Indian Express (18/5).

“Saya ingin fokus mengunjungi masyarakat dan meningkatkan profil kantor Wali Kota,” tambahnya.

Osman lahir di Kenya dan pindah ke Inggris tahun 1971. Bergabung dengan dewan kota tahun 1996, ia mengambil alih posisdi anggota dewan Rob Wann.

Leicester sebelumnya memiliki wali kota beragama Hindu dan Sikh. Osman adalah Muslim pertama untuk memegang jabatan tertinggi di kota itu.

“Saya bangga menjadi anggota dewan Muslim pertama yang memegang posisi  ini. Kami sudah pernah memiliki wali kota Kristen, Hindu, Sikh, dan sekarang saya dapat membawa agama Islam ke kantor yang merupakan kehormatan besar,” tambah Osman.

Meskipun menjadi Muslim pertama untuk mengisi pos wali kota Leicester, Osman bukanlah Muslim Inggris pertama menempati posisi jabatan tinggi di Inggris.

Pada Mei 2011, konsuler Naveeda Ikram menjabat wali kota distrik Bradford, sekaligus menjadi wanita Muslim pertama yang memegang jabatan politis tinggi.

Sebelumnya, pada November 2010, Lutfur Rahman terpilih sebagai wali kota East London borough of Tower Hamlets, wali kota Muslim pertama di Inggris.

Tahun 2007, anggota parlemen Muslim dari Partai Buruh, Shahid Malik, menjadi menteri Muslim pertama Inggris setelah ia diangkat sebagai menteri di bawah Sekretaris Negara Departemen Pembangunan Internasional (DFID).

Malik juga menjabat sebagai Menteri Kehakiman, Menteri Home Office, dan terakhir sebagai Menteri Kohesi Ras, Iman, dan Masyarakat.

Anggota parlemen Muslim lainnya, Sadiq Khan, juga ditunjuk tahun 2007 sebagai asisten yang bertanggung jawab untuk urusan parlemen.

Dalam pemilu parlemen tahun 2010, delapan Muslim terpilih sebagai anggota parlemen di House of Commons.

Baroness Sayeeda Warsi, seorang Inggris kelahiran Pakistan, adalah wanita Muslim pertama yang masuk anggota Kabinet Inggris sebagai menteri tanpa portofolio.

Inggris adalah rumah bagi minoritas Muslim yang cukup besar, sekitar 2 juta jiwa. (Mel/Onislam.net/ddhongkong.org).*


Copyright (c) DDHK News - www.ddhongkong.org. Tulisan di website ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumber DDHK News/www.ddhongkong.org
Tetap update berita dan artikel terbaru DDHK News di Ponsel Anda dengan mengetikkan: m.ddhongkong.org