Sejumlah ulama dan cendekiawan Muslim dunia akan berkumpul di ibukota Rusia, Moskow, pekan ini untuk mengeluarkan fatwa yang mengutuk radikalisasi dan ekstremisme. Sekretaris Jenderal Persatuan Ulama dan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS) Syeikh Ali Al-Qaradaghi akan memimpin konferensi ini.
Dalam konferensi bertema “Ajaran Islam Menentang Radikalisme” ini sekitar 50 imam dan mufti Rusia serta hampir 40 cendekiawan Muslim terkemuka dunia akan bertemu di Moskow pada 25 Mei.
Konferensi dua hari ini diselenggarakan oleh International Center “Al-Wasatya” (Kuwait), Pusat Pendidikan Ilmiah (Rusia), dan Uni Internasional untuk Cendekiawan Muslim (IUMS).
Tujuan utama konferensi ini adalah untuk mengeluarkan fatwa yang mengutuk radikalisme dan ekstremisme, serta mengutuk penggunaan istilah “Jihad”, “Takfir”, dan “Khilafah” untuk kepentingan politik.
Fatwa itu diharapkan dapat memainkan peranan penting tidak hanya untuk umat Islam Rusia, tetapi juga untuk semua Muslim di seluruh dunia.
Ulama terkemuka dari Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Mesir, Yordania, Maroko, Mauritania, Lebanon, Irak, Yaman, Bahrain, Tunisia, Oman, Sudan, Turki, dan Iran juga akan mengambil bagian dalam acara tersebut.
Di antara mereka antara lain Sekjen IUMS Sheikh Muhiddin Ali al-Qaradaghi, Menteri Tunisia urusan Agama Nur ud-Din al-Hamidi, Wakil Menteri Kuwait urusan Islam Adel al-Falyah, Mufti Oman Sheikh Ahmad bin Hamad al-Khalili, Mufti Lebanon Muhammad Rashid al-Qabbani, dan Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Urusan Islam Arab Saudi Sheikh Saleh bin Husain bin Abdullah al-Aid.
Federasi Rusia adalah rumah bagi sekitar 23 juta Muslim di utara Kaukasus dan selatan republik Chechnya, Ingushetia, dan Dagestan. Islam adalah agama terbesar kedua Rusia yang mewakili sekitar 15 persen dari 145 juta penduduknya yang mayoritas Ortodoks. (Mel/Onislam.net/ddhongkong.org).*
Copyright (c) DDHK News - www.ddhongkong.org. Tulisan di website ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumber DDHK News/www.ddhongkong.org
Tetap update berita dan artikel terbaru DDHK News di Ponsel Anda dengan mengetikkan: m.ddhongkong.org



