DDHK News English Version
Home » Hong Kong » Kajian Ulil Albab DDHK: Ikatlah Ilmu dengan Tulisan!

Ulil Abab VictoriaDDHK News, Hong Kong — Sedekah tidak hanya bisa kita lakukan dalam bentuk uang atau materi, namun bisa juga berupa sedekah ilmu yang bermanfaat bagi kebaikan orang lain.

Demikian dikemukaan praktisi media dari Bandung, Asep Syamsul M. Romli alias Kang Romel di depan jamaah kajian rutin Divisi Ulil Albab Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) dalam kultum singkat menjelang buka puasa bersama, mulai sekitar jam 5 sore hingga selesai, di lapangan Victoria, Causeway Bay, Hong Kong, Ahad (12/8).

“Dakwah itu menyeru manusia ke jalan Tuhan, jalan kebenaran, yaitu Islam. Kalau kita menyampaikan hal yang bermanfaat bagi orang lain dalam hal yang baik, itu akan menjadi amal jariah kita dan pahalanya terus mengalir walau kita sudah meninggal dunia,” paparnya seraya memberikan motivasi agar jamaah menyimpoan, mengikat dan menyampaikan ilmu lewat tulisan. “Dakwah tidak selalu di atas mimbar,” tegasnya.

Disampaikannya hadist tentang anjuran Nabi Saw agar kita mengikat ilmu dengan tulisan, juga ucapan Ali bin Abi Thalib yang artinya ikatlah ilmu dengan menuliskannya. “Dengan demikian kita menjadi penyambung lidah para ulama, sesuai juga dengan hadist agar yang hadir dalam sebuah majelis ilmu menyampaikannya kepada yang tidak hadir.”

“Banyak BMI Hong Kong yang ingin hadir di sini, di majelis-majelis ilmu, tapi tidak bisa karena berbagai kendala, nah dengan tulisan kita, mereka juga bisa mendapatkan ilmunya. Jelas, kita dapat pahala karena itu perintah Rasul. Wajib berdakwah sesuai kemampuan, apa pun bentuknya yang penting dakwah. Coba bayangkan, jika tidak ada kitab-kitab karya para ulama zaman dahulu, mau bagaimana kita mendalami ilmu? Karya apa yang sudah dipersembahkan umat Islam generasi sekarang?” pungkasnya.

Setelah kultum, Kang Romel membuka sesi tanya jawab dengan para jamaah. Ada yang bertanya dari jamaah non-Mmuslim tentang kriteria orang yang bisa masuk surga menurut Islam. Dijelaskan Kang Romel, dalam Islam, Allah SWT menciptakan surga untuk orang-orang yang bertakwa, yaitu mereka yang melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Kang Romel juga menyarankan kepada para aktivis dakwah agar menghancurkan sifat riya dengan bersilaturahmi, karena sesama muslim itu saudara, tidak boleh berburuk sangka yang kemudian hanya merusak nilai dakwah itu sendiri.

”Pengertian populer takwa yaitu menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, berbuat baik. Jangan memutus tali silaturahmi, karena akan menjadi penyebab gagalnya kita masuk surga,  jangankan dengan saudara dan sesama muslim, dengan lain agama saja kita harus rukun,” pungkasnya menjawab pertanyaan jamaah yang ingin menganggap adiknya bukan adiknya lagi, setelah sifat adiknya itu sangat buruk terhadap keluarga. (Anita Sri Rahayu/ddhongkong.org).*


Copyright (c) DDHK News - www.ddhongkong.org. Tulisan di website ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumber DDHK News/www.ddhongkong.org
Tetap update berita dan artikel terbaru DDHK News di Ponsel Anda dengan mengetikkan: m.ddhongkong.org