Hukum Mencukur Alis Mata

alis mataAssalamualaikum, mau tany pak / ibu , hukum nya membentk alis mata dng mencukur / mencabuti rambtny biar rapi , indah enak di pandang it ap hukum ny dlm islam?

JAWAB: Wa’alaikum salam wr wb. Tidak boleh karena perbuatan itu termasuk namsh atau an-namishoh yang diharamkan. Disebutkan dalam Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah lil Buhuts Al-‘Ilmiyyah wal Ifta’ dan Majmu’ah Fatawa, wanita tidak boleh menghilangkan (mencukur atau menipiskan) alis matanya karena perbuatan ini termasuk namsh. Nabi Muhammad Saw melaknat orang yang melakukannya (HR. Bukhari). Perbuatan itu termasuk mengubah ciptaan Allah Swt dan termasuk perbuatan setan.

“Allah melaknat orang yang mentato dan yang minta ditato. Allah pula melaknat orang yang mencabut rambut wajah (termasuk bulu alis mata) dan yang meminta dicabut… Allah melaknat wanita-wanita yang mencabut bulu, Allah melaknat orang yang menyambung rambut, dan yang minta disambung rambutnya” (HR. Muslim).

Imam An-Nawawi ketika menerangkan an-namsh mengatakan, “An-Naamishoh adalah orang yang menghilangkan rambut wajah, sedangkan al-mutanammishoh adalah orang yang meminta dicabutkan. Perbuatan namsh itu haram, kecuali jika pada wanita terdapat jenggot atau kumis, maka tidak mengapa untuk dihilangkan” (Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim).

“Rasulullah s.a.w. melaknat perempuan-perempuan yang mencukur alisnya atau minta dicukurkan alisnya.” (HR. Abu Daud, dengan sanad hasan sebagaimana disebutkan dalam Fathul Baari).

Dari Alqomah, Abdullah bin Mas’ud melaknat wanita yang mentato, melakukan namsh, dan merenggangkan giginya untuk mencari kecantikan dan mengubah ciptaan Allah. Ummu Ya’qub mengatakan, “Apa-apaan ini?”. Ibnu Mas’ud mengatakan, “Mengapa aku tidak melaknat orang yang dilaknat oleh Rasulullah dan hal tersebut ada dalam al Qur’an”.Ummu Ya’qub berkata, “Demi Allah, aku telah membolak-balik mushaf tapi hal itu tidak aku jumpai”. Ibnu Mas’ud berkata, “Demi Allah, jika engkau benar-benar membacanya tentu akan kau jumpai yaitu ‘Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah’ (QS al Hasyr:7) (HR. Bukhari dan Muslim). Wallahu a’lam.*

Get News Updates from DDHK on Your Email
SHARE THIS. SEBARKAN KEBAIKAN!

Tentang DDHK

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan. Profil Selengkapnya

Leave a Comment

Web Developed by Romeltea