DDHK News English Version
Home » Hong Kong » Halaqoh Senin: Ingatlah Maut dan Siapkan Bekal Amal Saleh

Halaqoh Senin_Hj MutmainahDDHK News, Hong Kong –  Halaqoh Senin BMI Hong Kong rutin menggelar pengajian di Masjid Ammar Wancai, Lantai 3, seperti belajar Iqro, Tajwid, dan Tadarus Al-Qur’an, dilanjutkan dengan tausiyah rutin bersama pembina Halaqoh Ustadz Abdul Muhaemin Karim (Excutive dakwah IUHK).

Dalam tausiahnya Senin (14/5), Ustadz Muhaemin menyampaikan materi tentang kriteria orang hebat, cerdas, dan bijaksana. “Siapakah orang yang bijaksana? Yaitu orang yang selalu mengingat maut dan mencari pembekalan menjemput maut,” jelasnya.

Dikatakannya, kebahagiaan di dunia tidak menjamin kedamaian hati, sedangkan kebahagian akhirat akan menjamin kedamaian hati. Ia juga menerangkan, ibadah tidak hanya shalat dan zakat, tetapi juga berbuat baik pada orang lain termasuk amal saleh.

Diceritakan, suatu ketika Abu Bakar r.a. mendapat berita rakyat Madinah dilanda krisis kelaparan. Abu Bakar  langsung membawa 1.000 ekor unta untuk disedekahkan. Di perjalanan, ia dihadang dan dirayu bahwa untanya akan dibeli dengan harga tiga kali lipat, tetapi Abu Bakar tetap tidak mau menjualnya. Abu Bakar hanya mau bersedekah mengharap ridha dan pahala dari Allah SWT.

“Mari kita berlomba-lomba dalam bersedekah,” pungkas Ust. Muhaemin menutup tausiyahnya.

Halaqoh SeninUsai shalat Zhuhur acara dilanjutkan dengan tausiyah bersama Ustadzah Hj. Izza Avcarina Muthmainnah dari Jember, pemiliki Yayasan Pondok Pesantren Putra-Putri Mamba’ul Khoiriyatil Islamiyah (MHI).

Dikatakanya, iman itu seperti pohon yang harus disiram dengan air agar tetap subur dan berkembang. “Ajal sudah suratan dan tidak boleh meminta atau dipercepat,” katanya.

Selain itu, Hj. Izza menerangkan tiga keistimewaan hadir di masjid atau majelis, yaitu setiap langkah kaki menuju masjid/majelis melebur dosa, duduk di masjid pahalanya seperti menunaikan shalat Sunah seribu kali, dan orang yang mendatangi masjid/majelis diberi jaminan oleh Allah mudah masuk surga.

Kita juga harus bersyukur kepada Allah SWT dan kedua orang tua.  Dijelaskannya, surga berada di telapak kaki ibu. Doa ibu pada anak akan dikabulkan oleh Allah SWT.  Ada juga makbulnya do’a karena tempat, seperti di Roudhoh Madinah, saat shalat hajat, di antara dua sujud waktu shalat. “Tapi ketika shalat cukup berdoa dalam hati, tidak boleh bersuara,” tuturnya.

Acara tausiyah dilanjutkan sore hari bersama Ustadzah Mimi Jamilah Mahya (IUHK). Dalam tausiahnya ia menyampaikan bagaimana menjadi hamba Allah. “Kita diwajibkan ibadah, mengabdi, memberi servis terbaik, kepada Allah SWT,” ujarnya. (Lutfiana Wakhid/ddhongkong.org).*


Copyright (c) DDHK News - www.ddhongkong.org. Tulisan di website ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumber DDHK News/www.ddhongkong.org
Tetap update berita dan artikel terbaru DDHK News di Ponsel Anda dengan mengetikkan: m.ddhongkong.org