Halaqoh Jumat: Empat Golongan yang Dirindukan Surga

Ketua MUI Madiun KHM. Shodiq mengharapkan BMI Hong Kong di rantau, di mana pun berada, tetap melaksanakan kewajiban kepada Allah Swt dan bersyukur atas nikmat-Nya. Hal itu dikatakanya ketika mengisi tausiyah di Halaqoh Jumat Masjid Ammar, Wanchai, lantai 3 usai Shalat Ashar [3/2]. Ia membacakan QS. Ibrahim:34, yang artinya, “Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nnya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh manusia itu sangat zhalim dan sangat mengingkari nikmat Allah.”

“Landasan kehidupan kita adalah Al-Quran. Allah Swt memberikan apa yang kita minta dan yang kita perlukan, maka perlu revisi hati kita dalam berdoa, pemahamanya, ketika kita meminta sesuatu kepada-Nya atau berdoa janganlah kita memaksa,” terangnya.

Setiap problem tak terlepas dari-Nya, maka berusaha, berdoa, dan pasrahkan semuanya kepada-Nya. “Tanda Allah cinta kepada seorang hamba antara lain Dia memberinya ujian atau cobaan,” kata Ust. Shodiq.

Ia juga berpesan agar kita berinvestasi untuk akhirat, jangan bakhil, setiap jumat berjuang dan sedekah. “Tiap hari sedekah. Yakin seyakin-yakinya, Allah akan memberi balasan kebaikan kita.”

Tausiyah dilanjutkan oleh Drs. H. Saiful Jazil, MA [Dosen Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya]. Dalam tausiahnya, ia menyampaikan  hadits Nabi Saw” tentang empat golongan yang di rindukan surga.

Pertama, tahlil Quran, yaitu  orang yang gemar membaca Al-Quran. “Barangsiapa yang melangkahkan kaki untuk mencari ilmu, maka itu sama menuju surga. Orang yang terbata-bata membaca Al-Quran serta bersusah-payah (mempelajarinya), maka baginya pahala dua kali” (HR. Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud).

Kedua, wahaafizhullisan, orang yang bisa menjaga lisan. “Dalam hadits disebutkan, di akhirat nanti ada orang yang bangkrut, yaitu mereka yang membawa pahala haji, shalat, zakat, dan ibadah lainnya, tetapi semua amalanya habis karena lisanya waktu di dunia suka ngerumpi, ngomongin kejelekan orang, menyakiti teman, dan lain-lain,” jelasnya.

Ketiga, wamut imul jii’an, orang yang gemar amal jariyah atau senang bersedekah. Keempat, wa shaima ramadhan, orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.

Tausiyah berakhir saat adzan Magrib berkumandang, dilanjutkan shalat Magrib berjamaah, dilanjutkan belajar keterampilan merajut benang oleh Ibu Budiarti, pengusaha dari Jatim yang datang ke Hong Kong atas undangan KJRI HK bersama kedua ustadz tadi. [Lutfiana Wakhid/ddhongkong.org].*

Get News Updates from DDHK on Your Email
Likes (0)Dislikes(0)
SHARE THIS. SEBARKAN KEBAIKAN!

Tentang DDHK

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan. Profil Selengkapnya

Leave a Comment

Web Developed by Romeltea