Gereja Jadi Tempat Shalat Muslim Skotlandia

Published on March 19th, 2013 by | Category: Dunia Islam


gereja-ini-jadi-tempat-salat-umat-muslim-skotlandiaDDHONGKONG.ORG — Gereja Santo Yohanes Penginjil di Kota Aberdeen, Skotlandia, menjadi gereja pertama di Skotlandia yang turut menjadi tempat shalat kaum.

Stasiun televisi STV melaporkan, Senin (18/3), Gereja Santo Yohanes Penginjil saat ini juga menjadi tempat bagi ratusan umat Islam melaksanakan shalat lima waktu setiap hari karena masjid yang ada di daerah itu sangat kecil.

Bagian ruang utama gereja itu telah diserahkan dari Pendeta Isaac Poobalan kepada Imam Ahmad Megharbi dan jamaahnya. Terkadang, jika memang jamaah yang datang banyak, mereka juga menggunakan kapel utama di gereja itu untuk melaksanakan shalat.

Menurut Kepala Gereja Santo Yohanes Penginjil, gerejanya merupakan tempat ibadah Kristen pertama yang digunakan untuk shalat oleh kaum Muslim di Skotlandia.

Poobalan (50 tahun) mengatakan, dirinya pernah berada di dalam lingkungan Islam ketika besar di India. Hal itu membantunya untuk memahami bahwa umat Islam dan Kristen dapat beribadah bersama-sama di Aberdeen.

“Ibadah tidak pernah salah. Pekerjaan saya justru membuat agar orang beribadah. Masjid yang biasa dipakai umat Islam di sini terkadang penuh dan jika sudah penuh mereka sampai shalat di luar dengan keadaan berangin dan hujan,” jelasnya.

“Saya tahu saya tidak dapat membiarkan hal ini terjadi sebab itu sama saja saya telah mengabaikan Alkitab yang mengajarkan bagaimana seharusnya kita memperlakukan sesama kita dengan baik,” lanjut Poobalan.

Dia mengatakan, ketika dirinya menjelaskan hal ini kepada jemaat gereja terkait situasi yang dihadapi umat Islam di daerah itu, seorang jemaat bahkan langsung mengatakan bahwa dia tidak masalah jika gereja itu dipakai juga buat kaum Muslim.

“Namun, ketika saya ingin berbicara kepada Imam Ahmad mengenai hal ini, sempat ada keragu-raguan, apakah mereka mau menerima tawaran dari kami sebab ini belum pernah dilakukan sebelumnya. Tetapi, mereka langsung menyambut tawaran kami dan hal ini dapat menjadi hubungan yang positif,” ujar Poobalan.

“Apa yang terjadi di sini sangat spesial dan saya rasa tidak masalah mengulangi hal seperti ini di seluruh Skotlandia. Hubungan ini sangat dipenuhi rasa saling menghormati,” ucap Imam Ahmad Megharbi.

Uskup Aberdeen, Hugh Edward Gilbert, mengatakan, dirinya berharap apa yang dilakukan baik kaum Muslim dan Nasrani di Aberdeen dapat mengejutkan semua pihak.

“Inilah yang terjadi antara Gereja Santo Yohanes Penginjil dan masjid di daerah itu. Semua orang bisa melakukan sesuatu secara lokal dan jika ada banyak orang melakukan hal itu maka sesuatu yang besar mungkin saja dapat terjadi secara global. Itu sebabnya mata dunia berada di Aberdeen,” ujar Gilbert. (merdeka.com).*

Get News Updates from DDHK on Your Email
SHARE THIS. SEBARKAN KEBAIKAN!

Tags: , , ,


About the Author

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan. Profil Selengkapnya



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Back to Top ↑