Ketua Bidang Nahi Munkar DPP Front Pembela Islam (FPI) Munarman menyatakan penolakannya terhadap kehadiran kapal Perang Amerika Serikat di Surabaya. “So pasti, kita menolaknya,” kata Munarman singkat kepada arrahmah.com, Jakarta, Selasa (29/5).
Menurutnya, kehadiran kapal perang tersebut ke Indonesia sebagai salah satu bukti Indonesia berada dibayang-bayang kekuasaan negara penjajah Amerika Serkat. “Itu bukti bahwa Indonesia dibawah ketiak Amerika,” lontar Mantan ketua YLBHI tersebut.
Tiga kapal perang USA yang membawa 831 personel, masing-masng Kapal US CG WAESCHE, US Navy USS Vandegrift FFG-48, dan USS GPN LSD 42 direncanakan tiba di Surabaya tanggal 29 Mei 2012. Beberapa kegiatansedianya akan dilalui personel Angkatan Laut USA antara lain bakti sosial di Madura serta latihan bersama dengan 1.244 personel TNI AL di Pantai Banongan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Kapal perang itu sendiri, mengalami keterlambatan beberapa jam bersandar di Dermaga Jamrud, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (Arrahmah.com).*
Copyright (c) DDHK News - www.ddhongkong.org. Tulisan di website ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumber DDHK News/www.ddhongkong.org
Tetap update berita dan artikel terbaru DDHK News di Ponsel Anda dengan mengetikkan: m.ddhongkong.org




FPI terlalu berlebihan, su’udz0n melulu, negara Indonesia itu adalah negara yg plural, aku rindu Indonesiaku yg dulu yg menjunjung tinggi toleransi T_T