Menanggapi gejala keaktifan Gunung Merapi yang semakin tinggi, Tim Disaster Management Center Dompet Dhuafa (DMC DD) segera membentuk Tim Khusus yang akan diberangkatkan ke Yogyakarta untuk membantu masyarakat jika Gunung Merapi benar-benar meletus.
“Langkah pertama kita adalah pelatihan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat. Karena sebenarnya di sana belum memungkinkan adanya misi kemanusiaan. Edukasi tentang penyelamatan diri dan tanggap bencana ini adalah prioritas awal,” ungkap Head Divison Response and Networking DMC DD, Iman Surahman di Kantor Pusat DMC, Rempoa, Ciputat (20/10).
Data BMKG menunjukkan, pada dua hari terakhir, aktivitas Merapi sudah makin sering, bahkan dikatakan ibarat “seorang Ibu yang siap melahirkan anaknya”. Ancaman utama dari aktivitas Merapi adalah asap bergumpal yang akrab di sebut “Wedhus Gembel” karena bentuknya yang mirip bulu domba. Wedhus Gembel ini sangat panas dan dapat menghanguskan apa saja yang dilaluinya. Seorang korban dahulu pernah dilaporkan tewas hangus seketika ketika tersapu oleh asap panas ini.
Tim DMC-DD saat ini sedang melakukan koordinasi untuk mendirikan Posko Pemantauan dan Pusat Logistik yang lokasinya berada dekat dengan area Merapi. “Insya Allah, kontak dengan mitra-mitra di Yogya sedang diintensifkan,” kata Iman. [dompetdhuafa.org]
Copyright (c) DDHK News - www.ddhongkong.org. Tulisan di website ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumber DDHK News/www.ddhongkong.org
Tetap update berita dan artikel terbaru DDHK News di Ponsel Anda dengan mengetikkan: m.ddhongkong.org



