Calon Presiden Mesir dari kubu Ikhwanul Muslimin, Mohammad Mursi, diprediksi menang mutlak dengan dukungan suara lebih 70 persen dalam pemilu presiden putaran kedua. Berbagai jajak pendapat media Mesir menunjukkan, capres dari Partai Kebebasan dan Keadilan (sayap politik Ikhwan) unggul dari lawan politiknya dari kalangan militer, Ahmad Shafiq.
Mursi dan Shafiq masuk dalam putaran pemilu presiden yang kedua pada 16-17 Juni 2012. Dalam putaran pertama, selisih suara antara keduanya sangat tipis. Mursi mendapatkan dukungan suara 25,5 persen, Shafiq mendapatkan dukungan 24,5 persen suara.
Pada pemilihan presiden putaran kedua, Mursi berhasil menggalang kekuatan politik utama Mesir, seperti dari kalangan sosialis, yang dipimpin Hamdeen Sabhi, dan mantan tokoh Ikhwan, Dr.Muin Abul Futuh, yang menolak mendukung Marsekal Ahmed Shafiq. Kalangan Salafi Mesir dan Partai Nur juga memberikan dukungannya kepada Mursi.
Menurut analis, dukungan politik kepada Mursi menunjukkan rakyat tidak fobi terhadap sosok pemimpin Islam dan Gerakan Islam. Dalam pemilu parlemen, kalangan aktivis Islam dari Ikhwan dan An-Nur unggul dan menguasa mayoritas kursi parlemen.
Dalam wawancara di TV Al-Nahar, pengamat politik terkemuka Mesir,Fateh Al-Bab, menegaskan, Mursi memiliki peluang besar memenangkan pemilihan presiden karena popularitasnya yang tinggi dan rakyat Mesir menunjukkan condong medukung tokoh yang memiliki orientasi Islam. (Mel/BBC/Crescent-online.net/ddhongkong.org).*
Copyright (c) DDHK News - www.ddhongkong.org. Tulisan di website ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumber DDHK News/www.ddhongkong.org
Tetap update berita dan artikel terbaru DDHK News di Ponsel Anda dengan mengetikkan: m.ddhongkong.org



