DDHK News, Hong Kong – Sebanyak 200 orang jamaah memenuhi ruangan Ramayana Hall Indonesian Building KJRI Hong Kong sejak pagi untuk mengikuti Pondok Ramadhan dan sholat Tarawih pada minggu pertama. Sekitar 98% yang mengikuti sholat jamaah Tarawih adalah BMI HK yang sedang berlibur kerja hari Minggu (22/7).
Pondok Ramadhan KJRI Hong Kong yang dimulai dari jam 10 diisi tadarus oleh BMI HK sampai menjelang Zhuhur dan ba’da Zhuhur dilanjutkan tausiyah oleh Ustadz Ahmad Abdul Aziz, MH (Dosen Lembaga Bahasa & Ilmu Al-Qur’an DKI Jakarta), hingga Ashar dan dilanjutkan tadarus hingga menjelang Maghrib dan buka puasa bersama.
Sholat Tarawih dipimpin oleh Ust. Ahmad Abdul Aziz dari Bekasi yang dimulai pada jam 8.30 hingga selesai dan dilanjutkan kultum.
Dalam kultumnya ia menyampaikan, dalam bacaan basmalah di dalam sholat ada yang dibaca secara ja’har dan sir. Di dalam kitab yang disusun oleh Abu Dawud, Rosulullah SAW sholat ada 2 cara. “Ketika Rosulullah SAW menjadi imam sholat pernah menjaharkan bacaan basmalahnya dan pernah mensirkan (merahasiakan bacaan basmalah),” katanya.
“Apabila ada orang bilang kalau bacaan basmalahnya sir tidak sah, maka orang tersebut harus ngaji, ngatur jiwa, jiwanya diatur dengan hati tunduk kepada Allah. Kalau mengaji jangan sedikit-sedikit haram, sedikit sedikit bid’ah,” pungkasnya.
“Al-Qur’an dibaca dengan cara orang Arab, tidak boleh dibaca dengan bahasa Sunda, Betawi, Padang,” katanya. (Lutfiana Wakhid/ddhongkong.org).*
Copyright (c) DDHK News - www.ddhongkong.org. Tulisan di website ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumber DDHK News/www.ddhongkong.org
Tetap update berita dan artikel terbaru DDHK News di Ponsel Anda dengan mengetikkan: m.ddhongkong.org



