DDHK News, Hong Kong – Buruh Migran Indonesia di Hong Kong (BMI HK) diharapkan tidak hanya memberikan kecukupan materi, tetapi juga pendidikan agama kepada anak-anaknya yang jauh di tanah air. Uang atau harta hanya titipan, beda dengan iman yang akan jadi bekal di alam akhirat.
Demikian dikemukakan Ustadz Habib Fachry di depan jamaah pengajian akbar yang digelar organisasi muslimah BMI HK, Al-Fatihah B. Zaonah Batzh Muslim HK, di Masjid Tsim Sha Tsui (TST) Kowloon, Hong Kong, Ahad (6/5). “Biasakan bertanya, apakah mereka sudah sholat? Ngajinya sampai mana?” katanya.
Saat disambut dengan lantunan merdunya sholawat, kata Habib, hati merasa sangat bangga pada para Muslimah BMI HK yang menjadi bukti hebatnya kaum wanita. “Karena hal ini terjadi di negeri non-Muslim, bukan di Indonesia yang tidak aneh jika kegiatan pengajian ramai diadakan. Sampai ingin menangis haru,” ujar ustadz yang baru pertama kali menyampaikan tausiyah di HK ini.
Dijelaskannya, iman itu tidak hanya di lisan, tapi harus sungguh-sungguh meyakini kuasa Allah Swt dalam hati kita. “Jangan bangga atau sedih dengan gelar pahlawan devisa yang di berikan pemerintah, ketika ternyata mereka hanya mengambil keuntungan dari BMI, namun setelah itu nasib BMI dicuekin,” ujarnya.
“Percaya dan berharap hanya pada Allah, karena ciri dari orang bertakwa yang akan mendapat balasan surga-Nya, yaitu percaya pada yang gaib (Allah), mendirikan sholat, dan bersedekah.”
Menurutnya, mencari kebesaran Allah tidak usah jauh-jauh. Profesor mana pun pasti tidak akan mampu membuat ciptaan Allah. “Lihat tubuh kita, misalnya kuku. Allah takdirkan kuku memanjang jika tidak kita potong. Namun, jika jari kita dipotong sekalipun, tidak akan terlihat bahan atau calon kuku di dalam jari kita,” ungkapnya.
“Lalu coba banyangkan, jika yang Allah kehendaki untuk memanjang itu gigi kita? Pasti bukan hanya istilah potong kuku, akan ada juga potong gigi. Atau bulu yang ada di bagian kepala kita, ada rambut, alis, kumis, atau jenggot bagi pria. Nah, jenisnya sama bulu ‘kan? Kenapa hanya bulu alis yang tidak memanjang ? Itulah, kuasa Allah yang harus kita yakini,” terangnya.
Manusia diwajibkan sholat oleh Allah Swt, beda dengan hewan yang tidak diwajibkan. Diibaratkan, saat waktu sholat tiba, semua orang pergi ke masjid, mushola, atau di rumah untuk mendirikan sholat. Kemudian monyet bertanya pada ibunya, kenapa mereka tidak melakukan hal yang sama? Ibu moyet menjawab, mereka hewan, jadi tidak wajib sholat. Lalu monyet itu menunjuk seseorang yang duduk di sebelah masjid, tapi tidak sholat, lalu bertanya lagi pada ibunya. Kenapa orang itu tidak sholat? Sang ibu menjawab, orang tersebut sama seperti dirinya, yaitu monyet. “Nah, itu bedanya, orang yang sholat dengan yang meninggalkannya,” katanya.
Tentang sedekah, harta yang Allah berikan itu hanya titipan termasuk diri kita sendiri. Ada hak orang lain yang harus kita nafkahkan melalui sedekah. Karena hakikatnya semua itu adalah titipan, maka jangan menunggu Allah mengambilnya dengan paksa, misalnya melalui ujian seperti sakit. Niatkan saat sedekah itu dari Allah dan untuk Allah, ”Hadzihi minallah ilallah”, harta itu dari Allah dan untuk digunakan di jalan Allah.
Pengajian bertema ”Indahnya Kebersamaan sebagai Hamba yang Bertakwa” itu dimulai jam 10 pagi, dihadiri oleh ratusan jamaah, tamu undangan, dari organisasi BMI HK yang menyumbang sholawat, perwakilan Bank Mandiri HK Rahmat Widianto, dan mengahadirkan peceramah Ustadz Hayatuddin, Ustadz Habib, serta tiga ustadz rekan mereka yang ikut memberi tausiyah.
“Allah Swt punya campur tangan dalam setiap aktivitas kita. Pesan saya, tetap jaga ibadah, meski jauh dari keluarga, sibuk dalam keadaan kerja, serta payah oleh tumpukan masalah,” ujar ustadz Hayatuddin pada DDHK News, sebelum menutup acara dengan muhasabah. Sebelumnya ia menyampaikan tausiyah di sesi pagi. (Anita Sri Rahayu/ddhongkong.org).*
Copyright (c) DDHK News - www.ddhongkong.org. Tulisan di website ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumber DDHK News/www.ddhongkong.org
Tetap update berita dan artikel terbaru DDHK News di Ponsel Anda dengan mengetikkan: m.ddhongkong.org




betul2 menyejukkan konten ceramahnya…