Awal Puasa Ramadhan 1433 H Diperkirakan 21 Juli 2012

Published on May 11th, 2012 by | Category: Dunia Islam, Featured, Syi'ar Ramadhan


Ramadhan 1433Ahli astronomi Uni Emirat Arab (UEA) memperkirakan, kaum Muslim akan melaksanakan puasa Ramadhan tahun ini mulai tanggal 21 Juli 2012 dan Idul Fitri 1433 H akan jatuh pada tanggal 19 Agustus 2012.

Ibrahim Al Jarwan, astronom dari Astronomy Researcher and Supervisor of Sharjah Planetarium Dubai, mengatakan, kemunculan bulan sabit yang menandai awal Ramadhan akan terjadi pada Kamis 19 Juli 2012 jam 8.24 am waktu UEA.

Matahari terbenam akan terjadi pada jam 5.09 pm, sedangkan bulan akan muncul dua menit setelah sunset.

“Bulan sabit Syawal 1433 H akan muncul pada Jumat 17 Agustus 2012, jam 5.54 pm waktu setempat, dan matahari terbenam akan terjadi pukul 6.49 pm pada hari yang sama,” kata  Al-Jarwan seperti dikutip Dubai Chronicle (10/5).

Ia menambahkan, penampakkan bulan sabit tidak mungkin terlihat Kamis malam, tapi akan terlihat pada Jumat malam.

Di Indonesia kemungkinan akan terjadi kembali perbedaan awal Ramadhan. Muhammadiyah hampir dipastikan memulai puasa tanggal 20 Juli 2012, sedangkan pemerintah 99% akan memutuskan puasa tanggal 21 Juli 2012.

Namun, untuk Idul Fitri, pemerintah dan Muhammadiyah hampir dipastikan akan bersama-sama menentukan 1 Syawal 1433 H pada tanggal 19 Agustus 2012. (Mel/Dubaichronicle.com/ddhongkong.org).*

Get News Updates from DDHK on Your Email
SHARE THIS. SEBARKAN KEBAIKAN!

Tags: , , , , ,


About the Author

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan. Profil Selengkapnya



One Response to Awal Puasa Ramadhan 1433 H Diperkirakan 21 Juli 2012

  1. Muhammad Soleh says:

    Assalamualaikum,
    Seperti tahun-tahun sebelumnya umat Islam berhadapan langsung dengan perbedaan penentuan awal Ramadhan dan akhir bulan Ramadhan. Bila terpaksa harus berbeda karena semua pihak memiliki prinsip masing-masing. Tidak ada yang paling benar ( pemahaman ) masing-masing. Mari kita kedepankan sikap toleransi antar sesama umat Islam. Jangan ada yang mengharuskan kesamaan demi persatuan bangsa. Kita boleh beda dalam urusan fiqih ibadah tapi tetap bersatu didalam Negara Kesatua Republik Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Back to Top ↑